Selasa, 11 Desember 2012

Membuat Font Sendiri dengan CorelDraw

download
Corel Draw adalah Aplikasi yang sangat mahir dalam membuat gambar. Tapi apakah Corel Draw bisa membuat Font ?. Memang sangat tidak sulit membuat huruf atau font digital, apalagi sekarang banyak tersedia software grafis di internet. Yang sulit adalah merencanakan dan membangun serta membentuk karakter font. Penggunaan CorelDRAW telah lama menikmati alat dan fitur opsi untuk membuat desain simbol huruf.

Dalam artikel bagian pertama ini, kita meng-eksplorasi cara menciptakan font, mempersiapkan, dan meng-ekspor karakter Anda ke file font agar dapat digunakan ke dalam sistem operasi.
Membuat dan Merencanakan Type Font
Font terbagi menjadi dua jenis huruf dasar Roman atau Gothic kemudian dua karakteristik dasar Serif dan San Serif. Ilustrasi dibawah ini menyoroti perbedaan utama antara kedua buah tipografi tersebut.
Menjelajahi Anatomi Font
Kebanyakan Font memiliki gaya unik masing-masing yang di tentukan oleh bentuk, struktur, dan formasinya. Dalam dunia tipografi, ini disebut sebagai letterform. Tipografi juga menggabungkan titik-titik refrensi yang menentukan secara relative posisi dan ukuran karakter karena setiap karakter dalam huruf bias berbeda lebar dan tingginya. Huruf “a” tentu berbeda karakter istik vertical dan horizontalnya dengan huruf “g”. Titik refrensi tersebut adalah :
  • Character Origin , titik di kiri bawah sebagai poros untuk menyelaraskan barisan huruf.
  • Maximum Character height, ketinggian maksimum huruf secara vertical untuk jenis karakter tersebut. Misalnya “h”, termasuk semua bentuk tambahan aksen (misalnya ‘^, dan “).
  • Typical character width, untuk refrensi desain saja dan menunjukkan lebar khas dari karakter rata-rata untuk tujuan keselarasan.
  • Maximum character width, lebar maksimal bahwa setiap karakter dapat menempatinya.
Tips Untuk Mendesain Font di CorelDRAW.
Jika anda mendesain tipografi anda sendiri, ingatlah pedoman penting ini.
  • Membuat satu desain untuk semua ukuran, membuat disain karakter anda pada ukuran 720n poin (pt). ada dua alas an untuk satu ini. Pertama, bekerja pada ukuran ini akan memungkinkan anda untuk dengan mudah melihat kesalahan garis atau apa pun. Kedua (dan paling penting), desain akhir anda secara otomatis akan sesuai dengan persyaratan yang disebut oleh CorelDRAW’s font export filter.
  • Menjaga bentuk lengkung/Kurva, Jika desain huruf memiliki lengkung/sudut tumpul, pastikan untuk melakukan kelengkungan secara konsisten di semua karakter sama bulat (seperti yang ditunjukkan dalam sampel dibawah)
  • Sederhanakan Jumlah Node Objek, awasi node yang berlebihan atau kebanyakan pada bentuk karakter Anda. Sebuah jalan yang lurus hanya perlu mencakup dua node dan kurva sederhana sering membutuhkan hanya dua sampai tiga node.
  • Gunakan kembali bentuk-bentuk font yang sudah tersedia, Ciptakan dan copy bagian-bagian huruf untuk digunakan di bentuk karakter huruf yang mirip. Ini yang termasuk karakter dan bentuk kelengkungannya Serif serta Stroke vertical, horizontal, dan diagonal.
Gunakan fitur Special Character di CorelDRAW untuk membantu anda. (Ctrl+F11) atau pilih di menu bar Text > Insert Symbol Character.

Beberapa Poin Penting dalam Membuat Font
Sebelum mulai, anda harus merasa nyaman bekerja dengan membuat master guidelines untuk menjaga kerapian dan konsitensi tiap karakter huruf.
Gunakan Objek Manager untuk membuat pedoman dan mengawasi layer. Pertimbangkan pedoman dibawah ini.
  • Bangun Template:   Buat template dengan pedoman (master guidelines) yang menunjukkan titik-titik kunci untuk memastikan konsistensi, penempatan, ukuran, proporsi, dan spasi huruf. File disertakan dimana bentuk font mirip dengan Times New Roman. Untuk digunakan sebagai dasar desain.
Template tersebut terkunci dan anda dapat memodifikasi nya melalui Object Manager dengan mengklik kembali icon pensil pada layer titik refrensi. Lalu, unlock objek-objek tersebut (Arrange > Lock/Unlock Object Objek).
Layer pedoman dikunci agar dalam proses editing tak terganggu dan berubah.
  • Cocok dan posisikan poros asal halaman dengan posisi karakter: (Character Origin) untuk mengeset page origin, seret titik poros rules dari pojok kiri atas untuk mengeset ukuran nol.

Selaraskan dengan sudut kiri bawah dari posisi karakter Anda dibaseline pada posisi nol. Ini akan menjadi persyaratan ketika akan meng-ekspor karakter font yang menggunakan CorelDRAW’s font export filter.
  • Gunakan File Multi halaman dalam membuat set karakter: buat set karakter dalam dokumen CorelDRAW tunggal dengan menggunakan beberapa halaman. Dengan cara ini Anda, dapat membuat karakter set lengkap dalam file CorelDRAW seratus halaman dengan setiap halaman menyimpan sebuah karakter tunggal. Namai setiap halaman dengan menggunakan nama karakter untuk navigasi yang mudah.
  • Gabungan bentuk: gunakan perintah Weld untuk menggabungkan objek untuk membentuk dan menyederhanakan komposisi karakter.
  • Gunakan Guidelines, Dynamic Guides and Snap to Guides, atau Snap to Object: Mengaktifkan fitur tersebut akan memungkinkan anda untuk lebih mudah menyelaraskan objek dengan kursor gambar, meluruskan dengan pedoman/guidelines dan sebagainya saat bekerja.

Sabtu, 22 September 2012

Sadarkah Anda Jika Manusia Itu hidup Hanya 90 MENIT...!



Latar Belakang
  • Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu. (QS. As-Sajdah : 5)
  • Umur umatku antara 60 sampai 70 tahun, sedikit yang melampaui itu. (HR. Tirmidzi)
Usia Rosulullah
Rasulullah, berapa usia beliau saat wafat? Beliau mencapai usia 63 tahun. Bukankah angka ini seperti sabda beliau, antara 60-70 tahun. Inilah yang semakin menguatkan bahwa apapun yang disampaikan dalam al-Qur’an dan hadits, beliau ada pada titik paling ideal. Termasuk panjang usia ideal ini.
Uniknya, ke empat shahabat beliau yang memimpin pada fase khilafah ‘ala minhaj an-Nubuwwah, tiga di antara mereka berusia sama dengan usia Rasulullah. Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, ketiga generasi terbaik Rasul itu wafat seperti usia Rasulullah : 63 tahun. Sementara Utsman bin Affan mewakili kalimat nabi (sedikit yang melampaui itu). Utsman wafat pada usia 82 tahun. Radhiallahu anhum ajma’in.
Perhitungan
  • Di sisi Allah 1 hari setara dengan 1000 tahun di sisi manusia
  • Jika 1 hari = 24 jam setara dengan 1000 tahun di sisi manusia
  • Maka   24/1000 setara dengan 1 tahun di sisi manusia
  • Misal usia rata2 manusia 63 tahun maka
  • 24/1000 * 63 setara dengan 63 tahun di sisi manusia atau
  • 63 tahun umur manusia setara dengan 24/1000 * 63 atau 1.512 jam atau 90.72 menit di sisi Allah
Nasehat
” Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya.” (Al-A’raaf: 34)
“Dia (Allah) berfirman, ‘Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?’ Mereka menjawab, ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada mereka yang menghitung.’ Dia (Allah) berfirman, ‘Kamu tinggal (di bumi) hanya sebentar saja, jika kamu benar-benar mengetahui.” (QS, Al-Mu’minun: 112-114)



Minggu, 27 Mei 2012

PostgreSQL vs MySQL


PostgreSQL vs MySQL
Saat ini dengan mudah kita bisa mengatakan, dua produk database open source paling terkenal dan banyak digunakan adalah MySQL dan PostgreSQL. “Mana yang lebih bagus?” adalah pertanyaan yang hingga akhir zaman nanti akan selalu terlontar. Kami tahu pertanyaan ini tidak ada artinya, dan tidak membantu sama sekali. Namun di artikel ini kami mencoba menyusun beberapa aspek dari kedua database yang berbeda satu sama lain. Harapan kami, perbandingan ini membantu Anda menjawab pertanyaan “mana yang sebaiknya dipakai untuk [sebutkan kebutuhan Anda di sini].” Jangan lupa pula, sebelum memutuskan selalu ceklah dulu homepage kedua database sebab dari waktu ke waktu fitur tiap database berubah/bertambah. Perbandingan di artikel ini sendiri menggunakan versi MySQL 3.23.49/4.0.1 dan PostgreSQL 7.2.

Tujuan Desain
Dari semula latar belakang dikembangkannya kedua database ini sudah berbeda. MySQL berkembang dari solusi yang dipakai oleh pembuatnya, TcX AB, dalam memroses data untuk aplikasi Web. Fokusnya adalah pada kecepatan. PostgreSQL, di lain pihak, berkembang dari riset akademik. Fokus pengembangan PostgreSQL adalah pada fitur OOP, reliabilitas, dan dukungan SQL yang mantap. Namun, seiring kedua produk ini bertambah matang, keduanya semakin banyak memiliki sifat-sifat ini. MySQL versi 4.x misalnya, berjanji menambahkan fitur-fitur yang sejak lama diidamkan pemakainya: subselect, view, dsb. Sementara PostgreSQL, yang sempat memiliki masalah stabilitas dan skalabilitas di seri awal versi 6.x, juga kini telah amat menarik dari segi kecepatan.

Pengembangan
Pengembangan MySQL diatur secara sentral oleh perusahaan komersial di Swedia bernama MySQL AB (sebelumnya TcX AB). Perusahaan ini memperoleh pemasukan utamanya dari menjual layanan support dan konsultasi MySQL. PostgreSQL dikembangkan secara lebih terdesentralisasi dan merakyat, namun tetap diatur oleh sebuah kelompok online bernama PostgreSQL Development Group.
MySQL dirilis dalam satuan yang lebih sering (sebulan bisa lebih dari satu kali), sementara PostgreSQL sekitar 4–6 bulan sekali.

Jumlah Pengguna
Menurut MySQL AB, saat ini jumlah instalasi MySQL sekitar 3 juta. PostgreSQL sendiri tidak diketahui pasti berapa jumlah penggunanya; kemungkinan masih berada di bawah MySQL karena banyaknya situs Web dan perusahaan webhosting yang hanya menggunakan MySQL. Plus secara keseluruhan popularitas MySQL (trafik milis, tutorial/artikel yang membahas, dsb) lebih besar daripada PostgreSQL. Tapi karena PostgreSQL juga disertakan secara default di distro-distro Linux seperti Red Hat dan SuSE, jumlah penggunanya pun sudah pasti banyak.

Arsitektur dan Portabilitas
MySQL memiliki arsitektur multithreading, sementara PostgreSQL multiproses (forking). Ini berarti PostgreSQL potensial memiliki stabilitas yang lebih tinggi, sebab satu proses anak yang mati tidak akan menyebabkan seluruh daemon mati—meskipun pada kenyataannya, dulu ini sering terjadi. Di sisi lain, arsitektur dengan forking ini sulit diterapkan ke Windows, sebab Windows amat thread-oriented. Karena itulah, baru MySQL yang memiliki port natif ke Windows. PostgreSQL sendiri saat ini bisa dijalankan di Windows, tapi melalui lapisan emulasi Cygwin.

ACID compliance
Sampai sekarang masih banyak yang bilang MySQL itu tidak ACID-compliant. Padahal sejak 2 tahun lalu MySQL sudah mempunyai handler tabel BerkeleyDB, dan belakangan ini InnoDB, sehingga MySQL sudah mendukung transaksi. Handler tabel MySQL yang lama, ISAM dan MyISAM, tidak ACID-compliant. PostgreSQL sendiri sejak lama telah ACID-compliant.

Lisensi
Lisensi PostgreSQL lebih liberal. Inilah sebabnya ada banyak produk closed-source dan komersial yang bisa dikembangkan dari source code PostgreSQL. MySQL, karena dilisensi di bawah GPL, tidak boleh dimodifikasi menghasilkan produk turunan yang closed-source.

Kecepatan
Soal kecepatan ini relatif dan kadang juga jadi isu sensitif. Baik kedua pihak, maupun pihak ketiga, pernah menerbitkan benchmark yang lalu ditepis atau dicibir karena tidak objektif.
Pada dasarnya perbandingan kecepatan keduanya seperti ini: MySQL terkenal cepat dalam melakukan query sederhana. Dengan kata lain, dapat memroses lebih banyak SQL per satuan waktu. Tapi dalam kondisi load tinggi (jumlah koneksi simultan besar), PostgreSQL sering mengalahkan MySQL untuk query dengan klausa JOIN yang kompleks, seperti dialami Tim Perdue saat mencoba kedua database untuk diimplementasikan di SourceForge.net. Penyebab utamanya adalah karena MySQL menggunakan locking level table dalam UPDATE, sehingga koneksi yang lain tidak bisa membaca table ybs sama sekali. Locking inilah juga sebabnya mengapa pada banyak benchmark, MySQL menunjukkan penurunan kinerja yang cukup drastis untuk kondisi jumlah klien simultan tinggi. PostgreSQL mendukung locking di level yang lebih rendah, yaitu row. Table handler baru di MySQL, InnoDB, juga mendukung row level locking. Benchmark InnoDB pada jumlah koneksi tinggi menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan (www.innodb.com/bench.html).
Masalah locking tabel bisa diakali dengan membelah-belah tabel, agar satu kelompok row dapat dilock tanpa mengganggu kelompok row lain. Bahkan ada pengguna MySQL yang membelah sebuah tabel besar berisi jutaan record menjadi ribuan tabel kecil-kecil.

Stabilitas
Keduanya sudah bisa dibilang cukup hingga amat stabil. Tapi perlu diingat bahwa database manapun—bahkan Oracle—sesekali dapat menyebabkan kerusakan data. Karena itu backup/history periodik dan incremental tetap diperlukan.

Fungsi Built-In
MySQL terkenal kaya fungsi built-in, seperti modifikasi string (REPLACERIGHTLTRIMLCASE), matematika (LOGLOG10), tanggal, dsb. Dalam hal ini MySQL lebih unggul.

Interface
Keduanya sudah amat solid. Mulai dari API C/C++, driver database Perl/Python/PHP/Tcl, ODBC, JDBC telah didukung. Anda tidak akan kesulitan menggunakan database ini dari berbagai sistem dan bahasa pemrograman. MySQL juga mendukung OLEDB dan memiliki versi embedded untuk dilink bersama aplikasi buatan Anda sendiri.

Full Text Indexing
MySQL mendukung indeks full text secara natif. PostgreSQL mendukung full text searching lewat program lain (contohnya: OpenFTS, openfts.sourceforge.net) yang memanfaatkan tipe data arraynya untuk menyimpan indeks dokumen. Secara umum dapat dikatakan bahwa indexing dengan MySQL lebih praktis, tapi dengan program ketiga lebih banyak fitur dan opsi yang bisa diatur (mis: stemming, parsing kata non-Inggris, dsb). MySQL juga, tentu saja, dapat dipakai sebagai backend bagi program search eksternal (contoh: DBIx::KwIndex, search.cpan.org/search?dist=DBIx-KwIndex), meski mungkin tidak seefisien dibandingkan array di PostgreSQL.

Replikasi
Keduanya sudah memiliki replikasi, meski replikasi di MySQL barulah satu arah. Replikasi di PostgreSQL sendiri belum disertakan dalam distribusi standarnya, namun Anda dapat mengunjungi situs gborg.postgresql.org/project/pgreplication/ (proyek pgreplication).

Manajemen User dan Keamanan
Kedua database menyimpan informasi user di sebuah database khusus. Sistem perizinan MySQL lebih mendetil daripada PostgreSQL. Misalnya, kita dapat mengeset agar user tertentu yang datang dari host tertentu hanya bisa membaca tabel saja tanpa bisa UPDATE. Di PostgreSQL ini masih bisa dilakukan dengan VIEW misalnya.
Untuk masalah enkripsi koneksi, keduanya mendukung SSL. Ada ekstensi PKIX bagi PostgreSQL yang menarik, sebab dapat membuat tabel terenkripsi: http://www.dimensional.com/~bgiles/pkixdoc/.

Tool Web/GUI
MySQL AB mengklaim lebih banyak tool grafis/web yang tersedia untuk MySQL, dan ini nampaknya cukup benar.

Tipe Data
PostgreSQL lebih kaya dalam hal tipe data (terutama yang domain-specific seperti tipe data geometris dan MONEY), tapi MySQL sudah mendukung semua tipe data umum.
Di PostgreSQL sebelum 7.1, masih ada keterbatasan yang cukup menyesakkan yaitu ukuran data BLOB maksimum adalah 8–32KB. Sejak 7.1, PostgreSQL juga dapat menyimpan data BLOB besar.
CHAR dan VARCHAR di PostgreSQL dapat menampung hingga 8 juta karakter (bandingkan dengan MySQL yang hanya 255).

Modifikasi Tabel
MySQL lebih fleksibel dalam ALTER TABLE. PostgreSQL sendiri terbatas hanya bisa melakukan penambahan kolom, penggantian nama kolom, dan penggantian nama tabel. MySQL mendukung penambahan/penghapusan kolom, penggantian definisi kolom, dsb.

Fitur OOP dan SQL
Dalam waktu beberapa tahun PostgreSQL akan tetap memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan MySQL. Lebih banyak fitur dari standar SQL92 yang diimplementasi oleh PostgreSQL. MySQL bahkan belum mendukung subselek. View, trigger, foreign key checking (meski ini sudah ada di InnoDB) dan stored procedure semua hanya ada di PostgreSQL. Sebagai pengembang yang memutuskan memilih salah satu database, Anda perlu menanyakan kepada diri sendiri dulu apakah ingin lebih bersusah-payah melakukan code around fasilitas-fasilitas yang tidak ada di MySQL tersebut melalui bahasa pemrograman (misalnya, stored procedure diganti dengan user-defined function, subselek diganti beberapa kali SQL yang dibungkus dengan locking, dan tidak ada “trigger” berarti Anda harus melakukan pengecekan secara manual). Jika tidak ingin repot, lebih baik memilih PostgreSQL. Tapi jika tidak butuh fitur SQL yang rumit-rumit, Anda masih punya kebebasan memilih satu dari dua.
Di samping itu MySQL pun tidak memiliki fitur OO seperti pewarisan tabel dan tipe data, atau tipe data array yang kadang praktis untuk menyimpan banyak item data di dalam satu record.

Fitur Unik
MySQL memiliki arsitektur yang memungkinkan sebuah database terdiri dari beberapa jenis tabel, misalnya: yang transaksional dan tidak, yang berbasis di memori atau di disk, yang terkompresi dan yang read-only. MySQL mendukung protokol terkompresi yang bisa menghemat bandwidth dan mengurangi latensi.
PostgreSQL memiliki tipe data array, pewarisan tabel dan tipe data, serta sistem rule. PostgreSQL memiliki tipe-tipe data “antik.” Di PostgreSQL Anda dapat menulis stored procedure (atau procedural language, istilah di PostgreSQL) dalam beberapa bahasa: PL/Perl, PL/Tcl, atau PL/PgSQL. PostgreSQL mendukung set/himpunan.

Kamis, 02 Februari 2012

Bagaimana Cara Menembus Pembacaan RAM pada Windows 7 32 bit secara Maksimal...!

Menembus Batas Pembacaan RAM pada Windowos 7




Nah gw buat judul ini karena kali ini gw mau share patch untuk windows 7 32 bit yang dapat melampaui batas RAM yang umumnya diketahui. Maksudnya gimana nih? jadi seperti yang kita udah tau kalau untuk versi 32 bit pada windows 7 hanya mampu membaca RAM maksimal 3,2 GB meskipun sobat memasang hinggal 4 giga namun yang dibaca di sistem hanya 3,2 GB maksimalnya. Selama ini kita di doktrin seperti itu. Padahal sebenarnya tidak seperti itu. Mau tau lebih jelas?



Jadi intinya gimana sih ini gan?
Intinya sebenarnya 32 bit bisa pake RAM lebih dari 4 gb tapi karena Microsoft ogah memberi kodenya makanya windowsnya dilimit (strategi bisnis supaya windows 64bit dipake)



Pada gambar di atas terlihat memori yang terinstal menjadi 4 GB padahal versi windows yang dipake adalah 32 bit dimana secara default hanya mampu membaca maksimal 3,2 GB
Microsoft mengklaim bahwa itu bukan kesalahan mereka dan adalah bukan batasan dari arsitektur 32 bit. Pada pandangan pertama ini tampaknya benar. 32 bit hanya mampu menangani sampai 4 GB RAM (232 = 4G). Namun, hal ini tidak benar-benar menjadi alasan. Alasan utama mengenai fitur yang disebut Physical Address Extension (PAE).
PAE memungkinkan untuk menangani lebih dari 4 GB memori dengan menggunakan register 32 bit, karena register yang tidak digunakan untuk menyimpan alamat fisik. Sebaliknya, register menyimpan alamat linier, yang dipetakan ke alamat fisik menggunakan tabel halaman. Fitur ini telah tersedia sejak jaman Intel Pentium Pro. Dalam prosesor x86 baris alamat tambahan disediakan sehingga sampai 64 GB dapat diatasi bila menggunakan modus PAE.
Nah untuk patchnya kayak gmn? caranya gini sob:

1. Jalanin patchnya seperti ini

2. Kemudian akan tampil menu seperti ini, sobat tekan Y pada keyboard



3. Restart komputer sobat

4. Kalau ada tulisan windows 7 test mode setelah restart pada pojok kanan bawah dapat sobat hilangkan dengan patch watermark remover yang udah gw sertain didalamnya juga sob!
Beberapa pertanyaan yang mungkin ada di benak sobat:
Q: Aman gak nih sob?

A: Aman gan!

Q: ko bisa yakin sob?

A: soalnya gw juga pake gan!

Q: ini bisa buat RAM yang terbaca di system lebih dr 3,2 y?

A: Yup, betul banget sob!

Q: Gak akan membuat eror kan sob?

A: Ane jamin aman gan!

Nah buat nyoba silahkan aja di download gan! buat yang masih pengen pakai windows 7 32 bit tapi RAMnya lebih dari 3 GB silahkan aja di coba patchnya ^^



download Path: http://www.mediafire.com/?t676ykdlcr63v3p 
password : www.ad4msan.com


Minggu, 29 Januari 2012

Cabling system dan installasi LAN


Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang pengertian jaringan komputer, namun belum dijelaskan secara rinci apa saja komponen-komponen yang dibutuhkan agar bisa membentuk suatu jaringan komputer, jadi agar lebih memahami tentang jaringan komputer silahkan baca artikel di bawah ini.

Kita awali dengan mengulas apa itu TCP/IP, TCP/IP yang mempunyai kepanjangan Transmission Control Protocol/Internet Protocol adalah sekelompok protokol yang mengatur komunikasi data komputer pada jaringan komputer. Komputer-komputer yang terhubung ke jaringan berkomunikasi dengan protokol TCP/IP, karena menggunakan bahasa yang sama perbedaan jenis komputer dan sistem operasi tidak menjadi masalah. Komputer PC dengan sistem operasi Windows dapat berkomunikasi dengan komputer Macintosh atau dengan Sun SPARC yang menjalankan solaris. Jadi, jika sebuah komputer menggunakan protokol TCP/IP dan terhubung langsung ke jaringan, maka komputer tersebut dapat berhubungan dengan komputer di belahan dunia mana pun yang juga terhubung ke jaringan tersebut.

Ciri-ciri jaringan komputer:
1. Dapat berbagi perangkat keras (hardware).
2. Dapat berbagi perangkat lunak (software).
3. Dapat berbagi saluran komunikasi (internet).
4. Dapat berbagi data dengan mudah.
5. Memudahkan komunikasi antar pemakai jaringan.
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.

Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :

1. Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan
2. Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
—–
Komponen Fisik (hardware)

Personal Komputer (PC)
Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputer-komputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.
Description: lan card
gambar lan card - kartu jaringan PCI
Network Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI.
Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI

Tipe Pengkabelan
dalam jaringan komputer ada beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Jaringan, yaitu:

1. Thin Ethernet (Thinnet)
pada tipe pengkabelan Thin Ethernet atau Thinnet mempunyai kelebihan pada biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, juga teknik pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.
Description: gambar kabel thin ethernet - thinnet
Description: gambar kabel jaringan thin ethernet - thinnet
 
2. Thick Ethernet (Thicknet)
pada tipe pengkabelan thick Ethernet atau thicknet, jika dibandingkan dengan Thinnet jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.
Description: gambar kabel jaringan komputer thick ethernet - thicknet


3. Twisted Pair Ethernet
pada jenis pengkabelan Twisted Pair terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. jenis kabel Shielded merupakan jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan jenis kabel unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star atau tipologi bintang. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.
Description: gambar kabel jaringan komputer twisted pair ethernet
Description: gambar kabel jaringan komputer twisted pair ethernet
Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed.
Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB, Modem Broadband lansung ke PC (tanpa HUB), bisa juga menghubungkan dua komputer tanpa HUB. Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.

3. Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.
Description: gambar kabel jaringan komputer fiber optic

Komponen Software

Protokol TCP/IP
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI
IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.

Network ID Host ID
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host itu berada.

Kelas-kelas IP Address
Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperlihatkan pada tabel 1.2.
Kelas Network ID Host ID Default Subnet Mask
A. xxx.0.0.1 s/d xxx.255.255.254 – Defaul subnet mask : 255.0.0.0
B. xxx.xxx.0.1 s/d xxx.xxx.255.254 – Defaul subnet mask : 255.255.0.0
C. xxx.xxx.xxx.1 s/d xxx.xxx.xxx.254 – Defaul subnet mask : 255.255.255.0
IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A. IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.
jadi, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:
Network ID = 113
Host ID = 46.5.6
Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.
IP address kelas B biasanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan host ID ialah 16 bit berikutnya.
Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1
Network ID = 132.92
Host ID = 121.1
Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.0.xxx.xxx – 191.255.xxx.xxx
IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x.
Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

Domain Name System (DNS)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama suatu host pada jaringan komputer atau internet ditranslasikan menjadi IP address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.
1. Root-level domain: merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).
2. Top level domain: kode kategori organisasi atau negara misalnya: .com untuk dipakai oleh perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh badan pemerintahan. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .au untuk australia.
3. Second level domain: merupakan nama untuk organisasi atau perusahaan, misalnya : microsoft.com; yahoo.com, dan lain-lain.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)
IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan Dynamic Host
Configuration Protocol atau diisi secara manual. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server, dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung secara dinamis.

Tipologi Jaringan
Topologi Jaringan adalah gambaran secara fisik dari pola hubungan antara komponen-komponen jaringan, yang meliputi server, workstation, hub dan pengkabelannnya. Terdapat tiga macam topologi jaringan umum digunakan, yaitu Bus, Star dan Ring.

1. Topologi Bus
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Description: gambar jaringan komputer tipologi bus

2. Topologi Star
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
Description: gambar jaringan komputer tipe star
 
3. Topologi Ring
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila tidak informasi akan dilewatkan.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.
Description: gambar jaringan komputer tipe ring

Network Adapter Card (LAN Card)
Setiap network card akan memiliki driver atau program yang berfungsi untuk mengaktifkan dan mengkonfigurasi network adapter tersebut disesuaikan dengan lingkungan dimana network card tersebut dipasang agar dapat digunakan untuk melakukan komunikasi data.
Sistem Operasi Jaringan
Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan. Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya, yaitu sistem operasi client-server dan system operasi jaringan peer to peer.
1. Jaringan Client-Server
Pengertian Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
1. Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
2. Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
3. Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan
1. Biaya operasional relatif lebih mahal.
2. Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
3. Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
itulah sedikit ulasan mengencai jaringan komputer, semoga bermanfaat bagi kamu yang membutuhkan. entah itu untuk tugas membuat artikel, atau sekedar ingin tahu mengenai pengenal jaringan komputer